Prototype website destinasi wisata Museum Bali berbasis Figma dengan desain modern, responsif, dan berfokus pada pengalaman pengguna dalam mengakses informasi budaya dan wisata secara digital.
Museum Bali Prototype merupakan konsep desain website destinasi wisata yang dirancang untuk memperkenalkan Museum Bali melalui media digital yang modern, informatif, dan mudah diakses.
Prototype ini dibuat menggunakan Figma dengan pendekatan UI/UX Design yang berfokus pada penyajian informasi budaya, sejarah, koleksi museum, galeri, acara, serta informasi pengunjung dalam satu platform digital yang terintegrasi.
Project ini merupakan tugas kelompok pada mata kuliah Tourism and Digital Culture yang bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan pada destinasi wisata budaya dan merancang solusi digital yang dapat meningkatkan pengalaman pengunjung.
Project ini dikerjakan secara berkelompok oleh:
- I Wayan Winanda
- Ni Kadek Rahayu Windari
- Putu Reva Dhamma Nanda
- Ni Kadek Ristya Dewi
- I Nyoman Cahyanta Kusumadinata
Berdasarkan hasil observasi dan analisis yang dilakukan, ditemukan beberapa permasalahan yang dapat memengaruhi minat masyarakat untuk mengunjungi Museum Bali, antara lain:
- Kurangnya media digital yang menarik untuk memperkenalkan Museum Bali kepada masyarakat.
- Informasi mengenai koleksi, paviliun, dan fasilitas museum belum tersampaikan secara optimal.
- Sebagian masyarakat, khususnya generasi muda, masih menganggap museum sebagai tempat yang kurang menarik dan cenderung membosankan.
- Informasi mengenai event dan kegiatan budaya yang diselenggarakan museum belum mudah diakses oleh pengunjung.
- Pengunjung membutuhkan akses informasi yang cepat, praktis, dan mudah dipahami melalui perangkat digital.
Sebagai solusi, tim merancang prototype website destinasi wisata Museum Bali yang menghadirkan informasi secara terpusat dan mudah diakses oleh pengunjung.
Beberapa solusi yang diterapkan dalam prototype ini meliputi:
- Penyajian informasi Museum Bali secara lebih modern dan interaktif.
- Penyediaan informasi paviliun, koleksi, dan sejarah museum secara terstruktur.
- Penyajian galeri foto untuk meningkatkan daya tarik visual.
- Penambahan halaman event dan kegiatan budaya agar museum terasa lebih aktif, menarik, dan tidak monoton bagi pengunjung.
- Penyediaan informasi lokasi, jam operasional, dan kontak yang mudah diakses.
- Desain responsif yang dapat digunakan pada desktop, tablet, maupun perangkat mobile.
Prototype ini dirancang dalam beberapa ukuran layar:
- 🖥️ Desktop Version
- 📟 Tablet Version
- 📱 Mobile Version
Dengan pendekatan desain responsif untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal di berbagai perangkat.
- 🏛️ Informasi Museum Bali
- 📖 Informasi budaya dan sejarah
- 🏘️ Eksplorasi paviliun museum
- 🖼️ Galeri foto museum
- 🎭 Informasi acara dan kegiatan budaya
- 📍 Informasi lokasi museum
- 🕒 Informasi jam operasional
- 📞 Informasi kontak pengunjung
- 📱 Desain responsif untuk desktop, tablet, dan mobile
- 🎨 Antarmuka modern dan informatif
- ✨ User Experience yang sederhana dan nyaman
Project ini dibuat untuk:
- Memenuhi tugas mata kuliah Tourism and Digital Culture
- Merancang prototype website destinasi wisata berbasis digital
- Mengidentifikasi permasalahan pada destinasi wisata budaya
- Mengembangkan solusi digital untuk meningkatkan pengalaman pengunjung
- Memperkenalkan Museum Bali melalui media digital yang modern
- Meningkatkan aksesibilitas informasi wisata dan budaya
- Mengembangkan keterampilan UI/UX Design menggunakan Figma
Project ini dibuat untuk keperluan akademik, pembelajaran, dan portfolio.
